Macam Macam Jamur Yang Bisa di Makan

Discussion in 'Health' started by Budi, Feb 18, 2016.

  1. Budi

    Budi
    Expand Collapse
    Moderator
    Staff Member Starter

    Joined:
    Nov 16, 2015
    Messages:
    39
    Likes Received:
    0
    Pada kesempatan kali ini saya akan share informasi tentang Macam Macam Jamur Yang Bisa di Makan. Jamur kini telah dikenal oleh masyarakat umum sebagai salah satu tanaman yang dapat dikonsumsi. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam jenis jamur dan berbagai macam olahan makanan yang terbuat dari jamur. Banyak sekali para penikmat jamur di Indonesia. Selain rasanya yang enak, jamur ternyata juga mempunyai berbagai manfaat bagi kesehatan. Kandungan nutrisi dan gizi dalam jamur inilah yang membuatnya bermanfaat bagi kesehatan.

    mengenal-berbagai-macam-jenis-jamur-yuk.jpg

    Meski demikian, tidak semua jenis jamur bisa dimakan. Ada beberapa jamur yang mengandung racun, dan tentu akan berbahaya apabila dikonsumsi. Bagi para penikmat jamur tentunya mereka sudah tahu jenis jamur yang bisa dimakan atau tidak, tapi bagaimana yang belum tahu? bisa bahaya jika sampai salah konsumsi. Oleh karena itu agar tidak sampai salah, mari kita cari tahu macam macam jamur yang bisa dimakan di bawah ini.


    Macam Macam Jamur Yang Bisa Dimakan

    Jamur_Tiram.jpg
    Jamur Tiram

    Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan juga termasuk kelas Homobasidiomycetes. Jamur ini disebut dengan jamur tiram karena bentuknya yang mirip seperti cangkang tiram laut. Jamur ini memiliki ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.

    Jamur tiram sendiri terdiri dari berbagai jenis diantaranya yaitu jamur tiram putih, jamur tiram coklat, jamur tiram merah jambu, dan jamur tiram kelabu. Jamur tiram yang dikenal paling enak dan paling disukai masyarakat adalah jamur tiram putih.

    Jamur ini biasanya dipelihara dengan media tanam berupa serbuk gergaji steril yang kemudian dikemas dalam kantung plastik atau yang biasa disebut baglog. Kandungan serat jamur ini mencapai 7,4- 24,6 persen sangat baik untuk pencernaan.

    Selain enak untuk dimakan, jamur tiram juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Mulai dari mengobati jantung lemah, mengurangi kolesterol, meningkatkan sistem imun, mencegah anemia sampai menjadi antitumor, antibakteri, dan antikanker. Jamur ini juga dipercaya dapat mengobati penyakit lever dan diabetes.


    Jamur-Kuping-tokomesin.jpg
    Jamur Kuping
    Jamur kuping merupakan jamur yang sering dipakai masyarakat Tionghoa untuk bahan masakan. Tanaman ini memiliki tekstur daging yang kenyal dan berbentuk cuping seperti kuping. Jamur ini banyak di sukai masyarakat karena rasanya yang lezat dan kandungan gizi yang tinggi.

    Banyak sekali manfaat yang didapat dari jamur kuping diantaranya dapat mengobati berbagai penyakit seperti darah tinggi (hipertensi), kurang darah (anemia), kolestrol, dll. Jamur ini juga bermanfaat untuk melancarkan aliran darah sehingga dapat terbebas dari penyakit stroke dan mengurangi resiko serangan jantung. Untuk informasi lengkapnya baca juga thread saya yang lain tentang jamur kuping.


    200px-ChampignonMushroom.jpg
    Jamur Kancing atau Champignon

    Jamur yang memiliki nama latin (Agaricus bisporus) kabarnya sudah dibudidayakan di Perancis pada abad ke-17. Jamur kancing atau champignon adalah jamur yang berbentuk bulat seperti kancing dan berwarna putih, krem, atau coklat muda.

    Saat segar jamur kancing memiliki lemak yang sangat sedikit, bebas sodium, serta kaya kandungan vitamin dan mineral, seperti vitamin B dan potasium. Selain itu jamur kancing juga rendah kalori, sehingga jamur ini akan sangat cocok dikonsumsi bagi yang sedang diet.

    Jamur ini biasanya dimasak secara utuh atau dipotong-potong terlebih dahulu. Jamur kancing yang masih segar sebaiknya cepat dimasak sebab jika dibiarkan di udara yang terbuka maka warnanya akan berubah menjadi kecoklatan dan hilang aromanya yang khas.


    240px-StrawMushroom.jpg
    Jamur Merang
    Jamur merang merupakan salah satu jenis jamur pangan yang sudah banyak dibudidayakan di dataran Asia Tenggara yang beriklim tropis atau subtropis. Jamur ini dibudidayakan di dalam bangunan yang disebut kumbung. Jamur ini sudah lama dibudidayakan sebagai bahan pangan karena spesies ini termasuk golongan jamur yang paling enak rasanya dan mempunyai tekstur yang baik.

    Jamur merang memiliki rasa yang enak dan gurih, serta wujudnya tidak mudah berubah saat dimasak. Jamur ini biasanya digunakan untuk berbagai macam olahan masakan, seperti tumis jamur, pepes jamur, mi ayam jamur, sup dan capcay.

    Jamur merang memilik kandungan protein yang cukup tinggi, dalam 100 gr jamur segar terkandung sekitar 3,2 gr protein, dan akan bertambah menjadi 16 gr jika jamur sudah menjadi kering. Selain itu, jamur juga memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi sehingga akan bermanfaat untuk kesehatan tulang. Jamur ini ternyata juga memiliki kandungan lemak yang rendah yakni sekitar 0,9 gr.


    200px-Lentinula_edodes.jpg
    Jamur Shiitake
    Jamur Shiitake paling banyak dikonsumsi dan dibudidayakan di Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan. Shiitake disebut juga ‘Chinese Black Mushroom’. Jamur jenis ini sudah dikenal sebagai jamur pangan dan sudah dibudidayakan sejak 1.000 tahun silam di dataran Asia.

    Jamur ini memiliki bentuk payung terbuka lebar dan berwarna coklat tua dengan bulu-bulu halus di bagian atas permukaan payung, sedangkan bagian bawah payung berwarna putih. Jamur ini bisa dijumpai di alam bebas di daerah pegunungan di Asia Tenggara. Masyarakat Indonesia biasanya menamakan jamur ini sebagai jamur jengkol karena bentuk dan aromanya yang seperti jengkol.
    .
    Jamur jenis ini juga bermanfaat sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit seperti melancarkan sirkulasi darah, meredakan gangguan hati, gangguan saluran pernafasan dan meningkatkan stamina. Shiitake juga dipercaya dapat bermanfaat untuk mencegah penuaan dini.


    230px-EnokitakeJapaneseMushroom.jpg
    Jamur Enokitake
    Jamur jenis ini juga dikenal sebagai jamur musim dingin karena jamur ini diketahui dapat tumbuh di bawah salju. Jamur ini dibudidayakan dengan mengunakan botol plastik dan hasil budidayanya dapat di panen sepanjang tahun.

    Tubuh buah jamur enokitake hasil budidaya terlihat berbeda dengan enokitake yang tumbuh liar di alam bebas. Rasa jamur hasil budidaya juga sangat berbeda dengan jamur yang tumbuh di alam bebas. Jamur enokitake hasil budidaya memiliki rasa yang nikmat dan lebih baik dibanding dengan jamur enokitake yang tumbuh di alam liar.

    Jamur enokitake mengandung banyak protein dan serat serta beberapa vitamin dan mineral. Selain itu Jamur ini juga tidak mengandung gula sehingga akan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, serta dapat juga dijadikan pilihan bahan makanan untuk diet.

    Jamur ini mengandung senyawa flammulin yang berfungsi sebagai anti kanker dan tumor. Jamur enokitake juga bermanfaat untuk menstimulasi sistem imun pada tubuh, menurunkan tekanan darah dan kolestrol serta memiliki aktivitas anti viral dan anti bakteri.


    Jamur-maitake.jpg
    Jamur Maitake
    Jamur Maitake sendiri dikenal sebagai “Dancing Mushroom” yang artinya jamur menari. Jamur ini dinamai demikian karena jamur ini sangat sulit ditemukan, dan pemburu jamur yang menemukan jamur ini akan riang menari karena rasanya yang nikmat dan manfaatnya bagi kesehatan. Oleh karena itu kemudian, jamur jenis ini dikenal dengan nama maitake atau jamur menari.

    Spesies jamur ini merupakan jamur yang paling berharga di wilayah Jepang. Masyarakat disana tidak akan memberitahu kepada siapapun meski kepada saudaranya sendiri dimana mereka mendapatkan jamur tersebut. Hal ini karena jamur maitake sulit untuk ditemukan karena membutuhkan kondisi lingkungan yang sangat sensitif, seperti kandungan oksigen, karbondioksida, suhu, dan kelembaban tertentu.

    Manfaat biologis dari jamur maitake ini diteliti oleh Prof. Hiroaki Nanba sebagai bahan untuk pengobatan tumor. Setelah mempelajari manfaat-manfaat dari jamur selama lebih dari 20 tahun, Prof.Dr.Hiroaki Nanba menuturkan bahwa dari semua studi jamur, Maitake memiliki aktifitas yang kuat dalam menghambat pertumbuhan kanker. Pengobatan kanker dengan Maitake tidak menimbulkan efek samping yang merugikan, dan biayanya pun jauh lebih rendah jika dibanding dengan pengobatan konvensional.


    220px-Matsutake.jpg
    Jamur Matsutake
    Jamur matsutake (Tricholoma matsutake) adalah jamur langka yang saat ini belum dapat dibudidayakan. Jamur ini tumbuh liar di dataran asia dan tempat-tempat lain di dunia. Kadang-kadang jamur ini juga bisa ditemukan di hutan yang ditumbuhi pinus hitam jepang dan beberapa tempat lain saat musim hujan Asia Timur.

    Jamur matsutake adalah bahan makanan mewah yang berharga sangat mahal di Jepang. Jamur ini memiliki aroma wangi harum yang kuat, dan dimakan setelah dipanggang sedikit di atas api, ditanak bersama beras menjadi nasi matsutake dan sebagai campuran dobinmushi.


    270px-Ganoderma_lucidum_01.jpg
    Jamur Ling zhi
    Menurut sejarah Cina, pertama kali jamur ling zhi ditemukan oleh seorang petani bernama Seng Nong yang dijuluki sebagai petani suci (holyfarmer). Pada zaman Dinasti Shu, jamur ling zhi hanya dikonsumsi sebagai pengobatan para raja dan bangsawan di negeri Cina. Jamur jenis ini dapat dibudidayakan dengan menggunakan media limbah pertanian dan kayu-kayu yang telah lapuk.

    Jamur ling zhi memiliki sifat rasa pedas, pahit, dan hangat. Mengonsumsi ramuan dari jamur ling zhi berkhasiat untuk melindungi organ tubuh, membangun, mengobati, dan berdampak positif terhadap penyembuhan organ tubuh yang sakit. Sejauh ini belum pernah ditemukan efek negatif yang ditimbulkan akibat mengonsumsi ramuan ling zhi.

    Hasil penelitian yang dilakukan berbagai negara, menunjukkan bahwa jamur ling zhi berkhasiat sebagai obat anti-diabetes, anti-inflamasi, anti-tumor, anti-HIV, anti-hepatitis, anti-hipertensi, anti-alergi, antioksidan, analgesik, serta melindungi tubuh terhadap liver, ginjal, wasir (hemoroid), dan sistem imunitas (kekebalan tubuh).


    truffle.jpg
    Jamur Truffle
    Jamur truffle merupakan jamur langka yang sulit ditemukan, sehingga untuk menemukannya membutuhkan bantuan anjing dan babi yang memiliki indra penciuman yang tajam. Jamur truffle ini merupakan jamur termahal di dunia. Jamur ini digunakan dalam jumlah sedikit untuk penyedap masakan Perancis seperti masakan Foie gras.


    Nah, demikianlah informasi yang bisa saya sampaikan tentang Macam Macam Jamur Yang Bisa di Makan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk pembaca semua. Jika ada tambahan atau masukan tentang topik diatas, silakan beri komentar di bawah. Terima kasih.
     
  2. Akina ami

    Akina ami
    Expand Collapse
    New Member

    Joined:
    Dec 3, 2016
    Messages:
    1
    Likes Received:
    0

Share This Page